Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

Fans Page Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin

Saya membuat sebuah fans page facebook Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin untuk memudahkan para santri dan alumni yang ingin mengetahui informasi terbaru pondok dengan judul halaman Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin





Selasa, 22 September 2015

Situs Ponpes Hidayatul Mujtahidin hampir mencapai 5.000 tayangan dalam 2 minggu

Baru genap 2 minggu situs Ponpes Hidayatul Mujtahidin dengan url hidayatulmujtahidin.blogspot.com ini sudah hampir mencapai 5.000 pageviews atau tayangan atau sudah dibuka hampir 5.000 kali.
Semoga untuk kedepannya bisa lebih luas dan sukses dalam mempromosikan Ponpes Hidayatul Mujtahidin. Aamiin




Minggu, 20 September 2015

Undangan Haflatul Imtihan Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin

Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin membuat sebuah undangan khusus haflatul imtihan yang akan di berikan kepada wali santri Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin.
Adapun acara yang akan diselenggarakan dalam acara Haflatul Imtihan:
Final lomba Tartilul Quran, Nahwu, Sorrof, Alfiyah, baca kitab (Safinatunnajah, Minhajul Qowim dan Alfiyah), Hiburan dan penglepasan wisuda Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin tahun ajaran 2014/2015


Klik gambar untuk memperbesar


Penegasan nama Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin (Salah kaprah yang sudah lumrah)

Salah kaprah yang sudah lumrah

Ternyata banyak orang yang salah tentang nama Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin sehingga sekarang menjadi lumrah dengan Al-hidayah atau pondok tolpok ataupun lainnya.
Sekarang saya sebagai orang ndalem ingin memperbaiki atas kesalahpahaman orang tentang nama Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin dengan tujuan ingin mempertahankan apa yang telah kakek buyut saya KH. Achmad Nawawi mendirikan pondok ini dan juga menghormati kakek moyang saya Mbah Maksum Lasem yang telah menyarankan/ menyuruh kepada KH. Achmad Nawawi untuk mendirikan Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin.

Beberapa hal yang saya tonjolkan dalam Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin dengan membuat logo baru, tulisan timbul pada tembok Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin, kop, undangan, kalender, dan lain-lain.

Tapi nama Al-Hidayah ataupun lainnya tetap digunakan dan menjadi nama laqob (nama julukan) dan nama asli "Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin"

Juga saya menegaskan nama Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin dengan membuat stiker yang menonjolkan nama Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin


Sabtu, 19 September 2015

Beginilah Akhlak Murid Terhadap Guru






Saidina Ali pernah berkata, "Barang siapa yang mengajar aku walaupun satu huruf maka dia adalah tuan kepada ku." Tuan yang dimaksudkan oleh Saidina Ali adalah gurunya.










Kunjungilah Guru-mu, Minta-lah Do'a & Nasehat Kepada Beliau ...

Imam Syafi'i Rohimahulloh Pernah Berkata ;

اصبر على مـر الجفـا من معلم # فإن رسوب العلم في نفراته

" Bersabarlah atas pahitnya cara guru mendidik, Sesungguhnya runtuhnya ilmu itu karena MENJAUHI GURU ..."







Foto Habib Ali Al-Jifri Sungkem kepada Guru Mulia Habib Umar Bin Hafidz,
Nafa'anallohu Biulumihima ..




" العلم نور  " Bagaimana caranya membuat ilmu anda bercahaya ? apakah ilmu anda barokah ?
Jadilah seorang "Santri" yang sesungguhnya...



Adab-adab mulia ketika berguru :


1. Memberi salam apabila bertemu
2. Bercakap menggunakan bahasa yang sopan
3. Manis muka menerima teguran dan nasihat guru
4. Membuat kerja yang disuruh dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh
5. Menegur atau bertanya khabar apabila bertemu guru di luar kawasan sekolah
6. Mendoakan kebaikan dan kebajikannnya
7. Mengeratkan silaturahim walaupun telah tamat pengajian
8. Menziarahi guru ketika berkelapangan / di hari perayaan
9. Menghormati guru sepanjang masa
10.Mengucap terima kasih kepada guru apabila memperolehi kejayaan


Dalam kitab Ta'lim Muta'allim menerangkan bahwa selain memuliakan guru juga harus memuliakan dhurriyahnya atau keturunannya


Hikmah apabila beradab dengan guru :

1. Ilmu yang dipelajari diberkati Allah
2. Membentuk peribadi dan akhlak mulia
3. Memperolehi kejayaan dunia dan akhirat
4. Mudah mengingati dan memahami pengajaran guru
5. Ilmu yang dipelajari akan berkekalan dan diamalkan
6. Sentiasa terdorong mengamalkan sifat terpuji
7. Minda cerdas dan pantas
8. Terlindung daripada perkara terkeji


Kata mutiara jawa, "Aku ino naliko golek ilmu, tapi aku mulyo naliko wong podho golek ilmuku"
Artinya, "Aku hina ketika aku mencari ilmu, tapi aku mulya ketika orang-orang mencari ilmuku"


Adab-adab terpuji berguru mengikut Imam Al-Ghazali :

1. Apabila bertemu dengan guru hendaklah memberi salam.
2. Jangan banyak bercakap di hadapan guru.
3. Jangan bercakap sebelum guru bertanya.
4. Jangan bertanya sebelum meminta izin dan dizinkan.
5. Jangan menyangkal (tunjuk rasa tidak puas hati) terhadap guru.
6. Jangan mengisyaratkan kepada guru dengan menyalahi pendapatnya.
7. Jangan berbisik dengan rakan di sebelah ketika guru mengajar.
8. Jangan berpaling ke kiri dan ke kanan (bermain) di hadapan guru.
9. Jangan bertanya banyak soalan kepada guru ketika guru letih.
10.Apabila guru berdiri hendaklah kita berdiri sebagai menghormatinya.
11.Jangan mengikuti guru dengan pelbagai pertanyaan setelah guru
meninggalkan majlis.
12.Jangan bertanyakan guru di tengah perjalanan sehingga dia sampai
ke rumahnya atau ke tempat duduknya.
13.Jangan bersikap buruk sangka terhadap pekerjaan guru.



Imam Asy-Syafie pernah mengungkap :

“Bersabarlah kamu dalam perjalanan jauh demi menemui gurumu
sesungguhnya lautan ilmu itu diperoleh menerusi perjalanan kamu menemuinya. Sesiapa yang tidak berasa kepahitan menuntut ilmu sedetik, ia pasti menelan kehinaan dan kejahilan sepanjang hayatnya.”


Antara hak guru yang perlu ditunaikan oleh murid-murid adalah :


1. Merendah diri terhadap guru.
2. Memandang guru dengan penuh hormat dan meyakini bahawa keperibadian mereka adalah lebih sempurna.
3. Panggillah guru dengan gelaran mulia sebagai tanda menghormati mereka.
4. Mengiktiraf hak guru terhadap diri kita.
5. Mendoakan untuk guru sepanjang hayat mereka.
6. Berkelakuan penuh sopan ketika mengikuti pembelajaran.
7. Meminta izin guru sebelum memasuki kelas, rumah atau tempat yang khusus seperti bilik guru.
8. Mendengar isi pengajaran dengan tekun walaupun topik perbincangan telah diketahui.
9. Tidak mengemukakan pertanyaan bagi sesuatu masalah yang telah pun diketahui jawapannya.
10. Tidak meninggal majlis pengajaran guru sebelum waktunya kecuali uzur syar'i..


Ingat, Mencari ilmu itu layaknya air yang mengalir, semakin kamu dibawah maka akan semakin deras aliran air yang mengalir. dan tak akan mungkin air mengalir ke atas, maka Tawaddlu'lah ...


Khidmat = Barokah

Jumat, 18 September 2015

Undangan Haflatul Imtihan dan Haul di Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin

Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin segera mengadakan acara Haflatul Imtihan yang akan dilaksanakan pada hari jum'at/ malam sabtu tanggal 25 september 2015 yang akan diisi dengan acara penglepasan wisuda Madrasah Diniah Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin tahun 2015, final lomba cerdas cermat, hiburan dan lain-lain.
Dan akan disusul besok malamnya (malam minggu tanggal 26 september 2015) dengan acara Haul Mbah Nawawi dan Mbah Abdul Ghoffar sekeluarga yang akan dicetak sebanyak hampir 1000 undangan







Stiker Haflatul Imtihan 1436 H Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin

Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin membuat sebuah stiker haflatul imtihan yang sudah dicetak dan disebarkan ke beberapa tempat sebulan lalu, adanya stiker ini bertujuan agar para alumni tetap ingat dengan pondok sekaligus menjadi peringatan dan undangan acara Haflatul Imtihan dan Haul di Pondok Pesantren Salaf Hidayatul Mujtahidin.




Artikel Terpopuler